Sebenernya dulu nggak pernah benar-benar jadi blogger. Tapi pernah punya blog di blogspot dan wordpress. Seingat saya dulu yang ada beberapa cerita dengan design costum itu di akun wordpress. Sayangnya malah benar-benar lupa alamatnya 🤣
Blogspot juga sebenarnya lupa judul blognya. Nah ketika kemarin mau buat akun baru di blogspot ini ternyata alamat blognya sudah pernah dipakai dan ketemulah akun ini.
Nah kenapa setelah sekian tahun tiba-tiba mau ngeblog?
Jadi kemarin si anak sulung tiba-tiba nanya
"Bunda pernah baca blog?"
"Pernah, kenapa?"
"Nggak apa-apa sih"
"Kamu mau buat blog?"
"Hehe...iya"
"Kamu tahu tentang blog darimana?"
"Dari buku ini"
Ternyata dia membaca buku yang di dalamnya ada kisah seorang anak SD yang memiliki blog.
Sesaat emak-emak ini terkesima.
Tiba-tiba tersadar punya anak generasi Z.
Sejak lama mengajarkan dia untuk menulis diary supaya mengasah kemampuan menuangkan isi kepala ke dalam tulisan.
Tapi dia nggak serajin itu.
Sering coret-coret bikin komik atau cerita pendek di kertas-kertas. Disarankan menuliskan coretan-coretannya di buku khusus, idenya malah stagnan ketika serius menulis di buku.
Ketika dia meminta blog, ya Allah itu kayak menemukan ruang yang tepat untuk melatih menulis. Kenapa nggak dari dulu kepikiran sama emaknya soal blog ini. Lupa kalo anaknya generasi Z, malah disodorin buku diary 😂😂
Melihat dia nampak bersemangat sekali mengawali blognya Blog Shaista
emaknya ingat lagi sama blog sendiri. Eh kok, jadi ingin menghidupkan blog lagi.
And here I am now... Kembali membuka blog lama. Semoga kali ini konsisten menulis blog. Karena menulis sebenarnya adalah passion saya, terpendam namun tak berkembang 🤣🤣 karena tidak pernah diasah.
Selain itu bagi emak-emak, menulis adalah salah satu cara menghabiskan jatah 20.000 kata.
Well, once again...
Let's start a new journey of blogging
Tahap pertama saya mau pindahkan dulu beberapa tulisan pendek tahun lalu kesini. Biar langsung rame lagi 😁
Semangat Bunda :)
BalasHapus