Sabtu, 30 Mei 2020

Benarkah Anak Krakatau Lebih Besar Energinya?

4 Januari 2019

Obrolan ibu dan anak saat mudik ke kampung halaman.


"Bunda, benarkah anak Gunung Krakatau kelak akan tumbuh dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat drpd ibunya dahulu?"Tanya gadis 8 tahun itu padaku.
.
"Entahlah, Bunda tak tau pasti kebenarannya. Tapi hal itu mungkin saja terjadi" jawabku
.
"Kenapa dia bisa jauh lebih kuat daripada ibunya?"
.
"Entahlah, perkara ini pun Bunda tidak memahami. Tapi kalau dianalogikan ke manusia, seorang anak seyogyanya jauh lebih hebat daripada orang tuanya".
.
"Begitukah? berarti aku harus lebih hebat daripada Bunda?" seketika ada binar dari kedua netranya.
.
"Tentu saja"
.
"Harus lebih pintar? Harus lebih lebih sukses?"
.
"Iya, harus lebih kreatif, harus lebih tangguh, dan yang paling utama harus jauh lebih sholehah, jauh lebih berilmu agama, jauh lebih banyak amal ibadahnya"
.
"Kenapa begitu?", bibirnya mencebik.
.
"Karena di masamu.... di mana dunia sudah semakin tua, tantangan jaman semakin berat. Tak kan lagi sama seperti di masa Ayah dan Bunda. Di masamu persaingan hidup akan semakin ketat. Dan terutama godaan syaiton semakin beraneka ragam rupa dan bentuknya. Semakin halus rayuannya. Semakin banyak pembenarannya. Dan semakin banyak pengikutnya. Hingga hanya kesholehan dan ketaqwaanlah yang kelak bisa menyelamatkanmu dari fitnah akhir jaman"
.
"Oh begitu" sahutnya seraya menganggukkan kepala berkali2.
.
Lalu kami sama2 terdiam.
Tenggelam dalam pikiran masing2.
Melanjutkan menyeruput secangkir teh hangat di sore hari yang dingin di kaki Gunung Dempo.
.
@30haribercerita #30haribercerita 
#day4 #30HBC1904
Pict by google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar